Mentan Pastikan Kualitas Beras SPHP Bagus, Kalau Dapat yang Jelek Bisa Ditukar

1 day ago 12
Petugas menata beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Transmart, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2025). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memastikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kualitasnya bagus. Ia menilai apabila ditemukan beras SPHP rusak itu karena faktor penyimpanan.

Amran mempersilakan masyarakat menukarnya kalau mendapatkan beras SPHP dengan kualitas tidak baik.

“Ditukar saja langsung, walaupun sudah (dibuka) kemasannya, merah, tukar” kata Amran dalam agenda Gerakan Pangan Murah Serentak Beras di kementerian Pertanian, Sabtu (30/8).

Amran menyampaikan pemerintah terus melakukan operasi pasar untuk menjaga ketersediaan beras murah di masyarakat. Operasi pasar tidak hanya dilakukan sekali, tapi akan berlanjut hingga tahun depan.

“Kita operasi pasar besar-besaran. Bukan hari ini saja, sampai akhir tahun. Bahkan mulai Januari tahun depan, kita lakukan lebih masif lagi,” tegasnya.

Ingin Stabilkan Harga, Pemerintah Salurkan 43.665 Ton Beras SPHP

Peluncuran Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Sabtu (30/8/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

Pemerintah menggelontorkan sekitar 43.665 ton beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara serentak melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), Sabtu (30/8). Kegiatan ini berpusat di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, dan tersebar di ribuan titik seluruh Indonesia.

Amran mengatakan GPM merupakan bagian dari penyaluran beras SPHP yang ditargetkan mencapai 1,3 juta ton untuk periode Juli-Desember 2025. Ia mengungkapkan GPM dilakukan untuk menstabilkan harga beras yang sebelumnya bergejolak.

Gerakan ini merupakan sinergi Kementerian Koordinasi Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian BUMN, TNI, Polri, Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Pos Indonesia, Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), ID Food, dan PT Perkebunan Nasional.

“Kami ingin membangun ekosistem pangan yang sehat yang selama ini terjadi anomali di mana-mana. Gerakan pangan murah ini merupakan upaya nyata untuk menjaga stabilisasi pangan khususnya beras agar terjangkau dan dapat diakses masyarakat dengan harga yang baik,” kata Amran saat acara Gerakan Pangan Murah Serentak Beras di Kementan, Sabtu (30/8).

Read Entire Article