Karangan bunga silih berganti berdatangan ke rumah Meriyanti Hoegeng, istri Jenderal Polisi Hoegeng Imam Santoso--Kapolri periode 1968-1971. Meriyanti wafat di usia 100 tahun, di RS Polri Kramat Jati, Kamis (3/2) siang.
Karangan bunga itu berjajar, jika dihitung, membentang sampai 200-an meter. Pantauan kumparan di lokasi, sejumlah tokoh tanah air turut mengantar kepergian Meri dengan karangan bunganya.
Ada Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Presiden ke-7 Joko Widodo. Karangan bunga Prabowo nampak berjejer berdampingan dengan karangan bunga Jokowi di sebelah kanannya dan karangan bunga Gibran di sebelah kirinya.
Lalu ada pula karangan bunga Mendagri sekaligus eks Kapolri Tito Karnavian, Seskab Teddy Indra Wijaya, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri hingga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Karangan bunga ini saling menyambung satu sama lain dengan karangan bunga lainnya, termasuk dari sejumlah Kapolri yang pernah menjabat. Sebut saja karangan bunga dari Jenderal Da'i Bachtiar dan Jenderal Idham Azis.
Lalu ada juga karangan dari Jenderal Ahmad Dolfiri, yang sempat menjabat sebagai Irwasum Polri.
Selain itu, terlihat juga karangan bunga dari pemimpin daerah seperti gubernur hingga wali kota. Lalu beberapa tokoh nasional seperti Mahfud MD hingga Keluarga Bakrie turut mengirimkan karangan bunga.
Meri Hoegeng meninggal di usia 100 tahun. Anak keduanya, Aditya Hoegeng menyebut, Meri telah menderita sakit sejak 2020 dan sudah 2 kali dirawat di RS sebelum ia berpulang siang tadi di RS Polri Kramat Jati.

7 hours ago
5








English (US) ·