Jakarta (ANTARA) - Luapan Kali Sunter memicu banjir setinggi hingga 170 sentimeter (cm) di RW 04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Jaktim), meski hujan sudah tidak turun.
"Karena luapan Kali Sunter, dari sana tinggi, hujan sudah tidak turun. Alhamdulillah, tapi sekarang tinggi airnya mencapai 170 sentimeter," kata Ketua RW 04 Cipinang Melayu, Yoni Triorama di lokasi banjir, Jakarta Timur, Jumat.
Banjir yang tinggi membuat warga semakin kesulitan beraktivitas dan mulai melakukan evakuasi secara mandiri.
Menurut Yoni, ketinggian banjir saat ini lebih parah dibandingkan Kamis (22/1) malam. Sebelumnya, air sempat surut pada Jumat dini hari menjadi 20-30 cm.
"Sekitar jam satu sampai jam dua tadi, air sempat surut 20 sampai 30 cm. Tapi setelah Subuh, luapan Kali Sunter naik lagi. Sekarang malah lebih tinggi dari semalam, paling dalam bisa 170 sentimeter," jelas Yoni.
Baca juga: Pramono tak akan buat sumur resapan baru untuk tangani banjir
Yoni menegaskan, banjir yang terjadi saat ini murni disebabkan oleh luapan Kali Sunter, bukan karena hujan yang masih berlangsung.
Kondisi tersebut membuat sejumlah warga terpaksa menyelamatkan diri dan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.
Untuk mengantisipasi agar air cepat surut, petugas pemadam kebakaran mengerahkan sebanyak dua unit mobil penyedot air di titik banjir.
"Penyedotan difokuskan di Jalan Haji Amsir dan Jalan Nurul Iman. Dari SDA (Sumber Daya Air) juga sudah turun sejak kemarin untuk antisipasi di pintu-pintu air di RW 04," ucap Yoni.
Sebelumnya, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan tiga unit mobil penyedot banjir untuk membantu mengurangi air di Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Jaktim).
Baca juga: Polisi beri bantuan kepada warga terdampak banjir di Pesanggrahan
"Ya, malam ini kita ada di Cipinang Melayu dan kami sudah mengerahkan tiga unit mobil 'quick response' (respon cepat) untuk menyedot air banjir," kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara.
Penyedotan banjir telah dilakukan sejak Kamis (22/1) sore. Sebanyak 15 personel diterjunkan ke lokasi untuk membantu penanganan banjir di permukiman warga.
Penyedotan banjir difokuskan pada sejumlah titik di wilayah RW 04 Cipinang Melayu, yakni RT 5 dan RT 3.
Selain itu, banjir juga berdampak pada wilayah RW 13 yang lokasinya berimpitan dengan RW 04.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.









English (US) ·