Militer AS Tembak Drone Iran saat Dekati Kapal Induk USS Abraham Lincoln

7 hours ago 9
USS Abraham Lincoln (CVN 72) Foto: Canadian Armed Forces/Handout via REUTERS

Militer Amerika Serikat menyatakan telah menembak jatuh sebuah drone Iran yang mendekati kapal induk AS di Laut Arab, di tengah upaya berkelanjutan sejumlah kekuatan regional untuk meredakan ketegangan antara Washington dan Teheran.

"Menembak jatuh drone Iran tersebut untuk membela diri dan melindungi kapal induk serta personel di dalamnya," kata Juru Bicara Komando Pusat AS (CENTCOM), Tim Hawkins dilansir Al Jazeera, Rabu (4/2).

Drone Shahed-139 ditembak jatuh oleh jet tempur F-35C dari USS Abraham Lincoln. CENTCOM menyebut kapal induk tersebut tengah berlayar sekitar 800 kilometer (500 mil) dari pesisir selatan Iran.

CENTCOM menyatakan drone itu mendekati secara agresif kapal induk dengan niat yang tidak jelas dan terus terbang menuju kapal meskipun langkah-langkah deeskalasi telah dilakukan oleh pasukan AS yang beroperasi di perairan internasional.

Hingga kini, belum ada komentar resmi dari otoritas Iran terkait insiden tersebut.

Pengumuman ini muncul di saat ketegangan antara Teheran dan Washington mulai mereda, menyusul ancaman berulang Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Iran terkait penindakan terbaru terhadap demonstrasi antipemerintah.

Trump, yang juga mendorong Iran untuk menyetujui perundingan mengenai program nuklir negara tersebut, mengirimkan USS Abraham Lincoln ke dekat Iran pekan lalu, langkah yang memicu kekhawatiran akan kemungkinan konfrontasi militer.

Namun, di tengah beberapa hari upaya diplomatik, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pada Selasa bahwa ia telah menginstruksikan menteri luar negerinya untuk “mengejar negosiasi yang adil dan setara”.

“Saya telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri saya, dengan catatan terdapat lingkungan yang kondusif—bebas dari ancaman dan tuntutan yang tidak masuk akal—untuk mengejar negosiasi yang adil dan setara, yang dipandu oleh prinsip martabat, kehati-hatian, dan kemaslahatan,” tulisnya di media sosial.

Read Entire Article