Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington DC, pada Rabu (11/2). Pertemuan ini akan membahas rencana negosiasi antara AS dengan Iran.
"Semua negosiasi harus menyertakan pembatasan rudal balistik, dan penghentian dukungan untuk poros Iran," kata Kantor Perdana Menteri Israel, dikutip dari AFP, Sabtu (7/2).
Pertemuan ini akan jadi pertemuan ke enam antara dua pemimpin negara, sejak Trump dilantik setahun yang lalu.
Sementara itu, Iran dan AS sudah melakukan tahapan negosiasi di Oman, pada Jumat (6/2). Pembicaraan ini akan berlanjut awal pekan depan.
Israel-AS sendiri adalah musuh bebuyutan Israel, dan Israel menyikapi dengan keras rencana negosiasi Iran-AS ini.
Bahkan, Netanyahu pada bulan lalu masih mengancam Iran jika ada serangan untuk Israel.
"Kami akan menyerang Iran, dengan kekuatan yang tak pernah dilihat sebelumnya," ucap Netanyahu.
Menurut pengamat geopolitik Michael Horowitz, ini adalah langkah Israel yang terus berupaya melemahkan Iran.
"Israel terus mendorong agar Iran dilemahkan, bahkan, mendorong kejatuhan rezim Iran, hingga menyiapkan sebuah serangan jika dibutuhkan," ucap Horowitz.

5 hours ago
5








English (US) ·