Penderita Diabetes Wajib Tahu, Kerupuk Ternyata Bisa Setara Gula!

1 day ago 16

Jakarta -

Tak hanya nasi, camilan manis, dan dessert yang konsumsinya perlu diwaspadai penderita diabetes, tapi juga kerupuk. Menurut dokter internis ini, kerupuk sama dengan sumber gula yang konsumsinya bisa membuat kadar gula darah melonjak.

Diabetes kini masih menjadi salah satu penyakit umum orang Indonesia. Para penderita diabetes pun perlu mewaspadai asupan makanan sehari-hari, termasuk camilan berupa kerupuk.

Dokter internis Christian Dion Saelan yang aktif berbagi informasi kesehatan melalui akun Instagram @dokterdioninternist, mengungkapkan fakta mengejutkan soal kerupuk. Dalam unggahannya (21/6), ia menjelaskan kerupuk memang tidak terlihat sebagai makanan manis, tapi sebagian besar terbuat dari tepung tapioka atau tepung sagu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Keduanya) merupakan dua jenis karbohidrat sederhana yang cepat banget berubah jadi glukosa dalam tubuh. Buat penderita diabetes, makanan seperti ini bisa bikin lonjakan gula darah secara drastis," jelas dr Dion.

Tepung tapiokaKerupuk terbuat dari tepung tapioka yang bersifat cepat menaikkan gula darah. Foto: iStock

Ia mengatakan, kerupuk tidak mengandung serat dan protein. Kerupuk hanya mengandung karbohidrat. "Jadi walaupun cuma kerupuk doang, efeknya itu kayak makan satu sendok gula putih. Bahkan bisa lebih parah karena penyerapannya cepat sekali, apalagi kalau makannya sambil nambah nasi," lanjut dokter dengan sapaan Doctor Dee ini.

Konsumsi banyak nasi putih dengan kerupuk bisa membuat gula darah naik seperti 'roller coaster'. Ia menyarankan agar orang-orang, terutama penderita diabetes, mewaspadai konsumsi kerupuk. Jangan tertipu dengan porsi atau ukurannya yang sedikit.

Sebelumnya dr Dion juga mengungkap daftar makanan tinggi gula yang rasanya tidak manis. Karena itu konsumsinya perlu diwaspadai, terutama oleh penderita diabetes.

Roti tawar putih, kentang goreng, mie instan, keripik dari bahan umbi-umbian, selai kacang, hingga kue asin (pastel, risoles, dan lumpia), punya indeks glikemik yang cukup tinggi. "Artinya cepat banget naikin gula darah, dan ini masalah kalau dikonsumsi berlebihan, apalagi buat yang punya risiko diabetes," kata dr Dion.

Roti tawar untuk French toast.Tak semua makanan tinggi gula berupa makanan manis, tapi ada juga makanan tawar seperti roti. Foto: Getty Images

Lantas, mengapa makanan-makanan tersebut tidak terasa manis meski mengandung gula tinggi? Karena tubuh tidak mendeteksi karbohidrat sebagai manis di lidah, tetapi di usus, semua itu berubah menjadi gula.

"Jadi jangan tertipu rasa. Mulai sekarang coba perhatikan tidak cuma rasa manisnya, tapi juga kandungannya. Gula itu bisa menyamar dan itu yang sering bikin lengah. Jangan lupa lihat kadar gula di tabel 'Nutrition Fact' di label makanan," pungkas dr Dion.

(adr/adr)

Read Entire Article