Pandan (ANTARA) - Pedagang di Pantai Indah Pandang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah berharap ekonomi masyarakat mulai meningkat setelah dibukanya akses jalan yang sempat tertutup pascabencana banjir dan longsor.
“Semoga dengan dibukanya akses jalan usai banjir yang dilakukan pemerintah berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Pengelola Koffie Pantai, Yudika Panggabean di Pandan, Minggu.
Ia berharap kondisi ini terus bertahan dan tidak terjadi lagi bencana yang berdampak pada ekonomi warga.
“Kami berharap kondisi ini terus berjalan dan pengunjung berdatangan terutama di momen lebaran nanti,” kata dia.
Ia menceritakan sejak terjadi banjir dan terputusnya akses jalan sangat berdampak pada pemasukan mereka.
“Sangat sulit bahkan kami tidak buka karena memang tidak ada yang berkunjung,” kata dia.
Namun setelah adanya pengerahan alat berat dan tim gabungan yang berhasil membuka akses jalan, secara perlahan kegiatan pariwisata mulai berjalan.
“Alhamdulillah ini sudah mulai bergerak lagi,” kata dia.
Sementara pemilik Restoran Ikan Bakar Roy, Ermasari Manulang mengaku saat ini pengunjung terus berdatangan.
“Awalnya ramai karena banyak relawan tapi sekarang sudah ramai oleh warga,” kata dia.
Ia mengatakan sejak bencana dirinya terpaksa menutup restoran yang menjual ikan bakar dan makanan laut.
“Kami terpaksa tutup dan tidak mendapatkan omzet. Sekarang sudah mulai lagi,” kata dia.
Baca juga: Pariwisata di Pantai Pandan Tapanuli Tengah mulai menggeliat
Baca juga: APE bantu PAUD Permata Pidie Jaya layani pembelajaran pascabencana
Baca juga: Warga terdampak bencana Palembayan Agam terbantu air bersih dari TNI
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.









English (US) ·