Sejumlah perjalanan kereta api di Yogyakarta sempat berhenti saat gempa berkekuatan 6,5 magnitudo yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2) dini hari.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan kereta api berhenti saat gempa merupakan prosedur untuk mengantisipasi gangguan.
"Itu KA-nya berhenti karena sesuai prosedur. Saat terjadi gempa, seluruh kereta api menghentikan operasional saat itu juga," kata Feni saat dihubungi.
Feni menyebut perjalanan dilanjutkan setelah dilakukan pengecekan dan dipastikan semua dalam kondisi aman.
"Para petugas akan langsung melakukan pemeriksaan kondisi prasarana seperti jalur rel dan jembatan. Semua KA baru akan mulai melanjutkan perjalanan setelah jalur dinyatakan aman dilalui," imbuhnya.
Sebanyak 16 gempa susulan tercatat usai gempa berkekuatan 6,5 magnitudo mengguncang Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2) dini hari. Gempa itu dirasakan di Pacitan, Jember, Trenggalek, bahkan hingga Bantul, DIY.
Dalam unggahan di akun X BMKG, tercatat 14 kali gempa di wilayah Pacitan, satu kali gempa di Jember, satu kali gempa di Trenggalek, dan satu lagi di wilayah Bantul, DIY.

2 hours ago
4








English (US) ·